Pelajaran 4 – Bertanya tentang Kegiatan Sehari-hari

BAGIAN I: SEBELUM SIARAN

Ingatkah saudara dalam pelajaran yang lalu kita mempelajari bagaimana kita berbicara tentang kegiatan sehari-hari?

I PLAY TENNIS

You STUDY ENGLISH

We EAT RICE

They DRINK TEA

He SPEAKS Indonesian

She STUDIES engineering

(Perhatikan bagaimana kalimat-kalimat di atas diucapkan.)

Sekarang kita akan mempelajari BAGAIMANA KITA BERTANYA TENTANG KEGIATAN SEHARI-HARI.

Kita memakai kata kerja pembantu do/does dengan kata kerja pokok yang kita pakai dalam pertanyaan kita.

Do I PLAY TENNIS?

Does Iwan EAT RICE?

Do you DRINK TEA?

Does he EAT RICE?

Do we STUDY ENGLISH?

Does Jane DRINK TEA?

Do they EAT RICE?

Does she DRINK TEA?

PERHATIKAN BENAR-BENAR! Sebagaimana perlu kita menambahkan s pada bentuk dasar kata kerja apabila kita berbicara tentang he, she, it, begitu pula kita harus menambahkan es pada kata kerja pembantu do kalau kita bertanya tentang he, she dan it.

(Dan dengan demikian kita tidak boleh menambahkan s pada bentuk dasar kata kerja yang kita pakai sesudah ada pada kata kerja pembantu do.) Lihatlah kalimat-kalimat ini:

They DRINK TEA

Do they DRINK TEA?

You LIKE COOKing

Do you LIKE COOKing?

Iwan EATS RICE

Does Iwan EAT RICE?

She STUDIES English

Does she STUDY English?

Dalam bahasa Inggris, kalau kita membuat kalimat tanya seperti ini, maka susunan kata berubah:

He PLAYS TENNIS (Kalimat berita)

Does he PLAY TENNIS? (Kalimat tanya)

Perhatikanlah bahwa pertanyaan semacam ini dimulai dengan kata does.

Kata ini disebut kata kerja pembantu.

Kata tersebut mengubah kalimat berita yang memakai kata kerja menjadi kalimat tanya.

BAGAIMANA KITA MENJAWAB PERTANYAAN TENTANG KEGIATAN SEHARI-HARI

Do you SPEAK Indonesian? YES, I DO atau NO, I DON’T

Do you LIVE in Melbourne? YES, I DO atau NO, I DON’T

Do they PLAY TENNIS? YES, they DO atau NO, they DON’T

Does he STUDY engineering? YES, he DOES atau NO, he DOESn’t

Does Jane LIKE SPORT? YES, she DOES atau NO, she DOESn’t

CATATAN:

  1. YES dan NO dapat berdiri sendiri sebagai jawaban, tetapi jawaban semacam itu dapat bersifat kurang sopan atau kasar kedengarannya.

Lebih baik mengatakan Yes, I do atau No, I don’t.

  1. YES dipakai di muka kata kerja positip, artinya tidak menyangkal.

No dipakai di muka kata kerja yang menyangkal.

  1. DO dan DOES diucapkan sebagai [dū] dan [daz] kalau mendapat tekanan yang kuat, seperti dalam jawaban yang singkat; tetapi kalau kita berbicara dengan cepat (misalnya pada permulaan kalimat tanya) kata-kata itu diucapkan sebagai [də] dan [dəz].

Does he biasanya diucapkan [dazi]:

Does he STUDY engineering? YES, he DOES atau NO, he DOESn’t

PEMAKAIAN DON’T UNTUK MEMBUAT KALIMAT MENYANGKAL

YES:

I LIKE RICE

We KNOW CHRIS

They PLAY TENNIS

He EATS RICE

Jane DRINKS TEA

Iwan PLAYS PING-PONG

NO:

I DON’T LIKE MEAT

We DON’T KNOW JOHN

They DON’T PLAY BADminton

He DOESn’t EAT MEAT

She DOESn’t DRINK COFFee

He DOESn’t PLAY TENNIS

Kita memakai kata kerja pembantu don’t/doesn’t lagi.

Kali ini kata tersebut dipakai untuk membuat kata kerja utama bersifat menyangkal.

PERHATIKANLAH BAIK-BAIK: Kalau kita setuju dengan pernyataan yang bersifat menyangkal, kita harus memakai kata kerja menyangkal pula.

(Hal ini berbeda dengan bahasa Indonesia.)

Tom doesn’t like coffee.

No, he doesn’t.

Kebanyakan kata-kata yang akan saudara dengar dalam acara hari ini sudah saudara dengar dalam pelajaran yang lalu.

Jadi, sebagai ganti daftar kata, mari kita pelajari percakapan ini:

JANE: Do you play tennis, Iwan?

IWAN: Yes, I do. But I don’t play cricket.

JANE: Well, I play tennis too, but I don’t play football!

IWAN: Do you like tennis?

JANE: Yes, I do. Don plays tennis too but he doesn’t play well.

IWAN: No, he doesn’t!

PERBENDAHARAAN KATA TAMBAHAN

ping-pong [PINGpong] = pingpong; tenis meja

uni [YÜni] (singkatan dari university)

Saturday [SÆTǝdei] = hari Sabtu

often [OFǝn] = sering (perhatikan bahwa huruf t tidak dibaca)

sometimes [SAMtaimz] = kadang-kadang

with [widh] = dengan

us [as, əs] = kami/kita (dipakai sesudah kata kerja)

I don’t think so [ai DOUNT THINGK sou] = Saya kira tidak demikian

Yes, I do = Ya

No, I don’t = Tidak

no [nou = nâu]

don’t [dount = daunt]

khususnya perhatikan ucapannya

Sekarang, mari persiapkan diri untuk mengikuti siaran interaktif berikut:

BAGIAN II: SESUDAH SIARAN

BEBERAPA KATA DAN UNGKAPAN YANG SANGAT BERGUNA DALAM PERCAKAPAN:

(a) Excuse me! Permisi/Maafkan saya.

Kita memakai ungkapan ini untuk memulai suatu pertanyaan, atau kadang-kadang suatu pernyataan, terutama kalau kita mengganggu seseorang. Ucapan: [iksKYÜZ mi]

(b) Dalam bahasa Inggris, kalau seseorang tidak tahu dengan pasti apa yang akan dikatakan, dia sering mengatakan “er” atau “um” [əm, am].

(c) Come and… Mari. Kita memakai ungkapan ini kalau kita mengajak seseorang untuk berbuat sesuatu bersama-sama dengan kita.

Misalnya: Come and see = Mari kita lihat. Ucapan: [KAMǝn]

(d) You know = Saudara tahu. Ini dipakai kalau pembicara memberikan keterangan yang mungkin sudah tetapi mungkin juga belum diketahui oleh yang mendengarnya. Ucapan: [yə NOU]

(e) I see = Saya mengerti. Ini menunjukkan bahwa kita sudah mengerti keterangan seseorang. Ucapan: [AI SI]

(f) Good-o kira-kira berarti right [GUDOU] = baiklah.

Good-o dan right sering sekali dipakai dalam bahasa Inggris.

Kata-kata itu dipergunakan misalnya kalau kita menyatakan setuju dengan seseorang, atau menerima suatu undangan atau ajakan yang bersifat tidak resmi.

(g) Kita bertanya How about you? [HAUw_abaut_YU] atau What about you? [WOT_ǝbaut_YU] kalau kita menanyai seseorang apa yang disukainya, atau apa yang ingin dikerjakannya.

Dalam bahasa Indonesia ungkapan itu sepadan dengan Bagaimana dengan saudara?

BILL: I drink coffee. How about you?

FRED: I drink tea.

CATATAN TENTANG TEKANAN DAN IRAMA BAHASA INGGRIS

Dalam bahasa Inggris, kata-kata yang penting diucapkan dengan lebih keras dan lebih jelas daripada kata-kata yang kurang penting.

Hal ini disebut TEKANAN.

Kadang-kadang, kalau kata itu terdapat di tengah kalimat, kata itu menjadi kurang penting dan tidak diberi tekanan yang kuat.

Tetapi kata yang sama, kalau mempunyai tempat yang penting, mendapat tekanan. Hal ini disebut tekanan kalimat.

Kalau suatu kata mempunyai lebih dari satu sukukata, maka hanya satu sukukata yang mendapat tekanan yang kuat (engiNEEring, toDAY).

Perpaduan antara tekanan sukukata dalam kata-kata yang bersukukata banyak, dan tekanan menyeluruh dalam suatu kalimat, membuat bahasa Inggris mempunyai irama yang khas.

BACALAH PERCAKAPAN DI BAWAH INI

JOHN: Er… excuse me… do you go to uni?

FRED: Yes, I do. How about you?

JOHN: Yes, I do too. Do you know William Brown?

FRED: Um… I don’t think so.

JOHN: He studies engineering. He plays ping-pong. He sometimes plays football. He doesn’t play cricket.

He often sits next to me in lectures, you know.

FRED: Oh, I see! Bill! I play tennis with Bill every Saturday. We like playing together.

Come and play with us next Saturday.

JOHN: Good-o!

BACAAN

Iwan and Chris both study engineering at uni.

Iwan comes from Indonesia but Chris lives in Sydney.

Iwan plays tennis and badminton. He doesn’t play cricket.

Chris plays cricket but he doesn’t play badminton.

They both like sport.

Every day Iwan goes to university. He sits next to Chris in lectures.

He often plays tennis and badminton.

Sometimes he visits Jane and Don. Mereka berdua menyukai Iwan.

Sometimes they play tennis together.

Jane doesn’t play ping-pong, but Iwan does.

LATIHAN

A.

Bacalah lagi karangan di atas, dan pakailah isi karangan tersebut untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut. Pakailah bentuk jawaban yang singkat.

Contoh: Do Iwan and Chris study engineering at uni?

Jawab: Yes, they do.

  1. Does Iwan play cricket?
  2. Do Jane and Don like Iwan?
  3. Does Chris come from Indonesia?
  4. Do Iwan and Chris like sport?
  5. Does Iwan play ping-pong?
  6. Does Don play ping-pong?

B.

Isilah dengan do atau does.

  1. … Jane and Don like Iwan?
  2. … Chris sit next to Iwan in lectures?
  3. … Iwan go to university every day?
  4. … we speak English?

C.

Latihan ini lebih sukar. Cobalah, apakah saudara dapat mengerjakannya!

Lengkapkanlah kalimat-kalimat berikut dengan menuliskan satu kata pada tiap-tiap kelompok titik-titik.

Contoh: We sometimes eat rice, but he…

Jawab: We sometimes eat rice, but he doesn’t.

Contoh: We often drink tea and he… too.

Jawab: We often drink tea and he often drinks tea too.

  1. They eat rice every day but she…
  2. Mr and Mrs Smart like Iwan, and Chris… Iwan too.
  3. Chris and Don play ping-pong, but Jane…
  4. Mary and John study engineering and Chris… too.
  5. Chris plays badminton with Iwan but Jane…
  6. We sometimes drink tea and they… too.
  7. She likes rice and he… rice too.
  8. … you like rice?

Dalam Pelajaran 13, saudara akan mendengar sebuah cerita mengenai daerah yang diberi lingkaran pada peta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *