PART I: BEFORE THE BROADCAST
BERKHAYAL TENTANG WAKTU LAMPAU
Perhatikanlah kalimat-kalimat ini:
If it rains tomorrow, we’ll stay at home.
If I had a lot of money, I wouldn’t work.
Bacalah lagi Lesson 70 dan Lesson 75 untuk meninjau kembali pemakaian pola-pola kalimat bahasa Inggris di atas.
Dalam pelajaran ini kita akan mempelajari pola kalimat lain dengan kata IF.
Pola kalimat ini dipakai untuk membayangkan apa yang dalam waktu lampau mungkin terjadi.
Perhatikanlah contoh-contoh berikut:
Kejadian Sesungguhnya: Yesterday was Sunday. It rained, so we stayed home. (We had intended to go to the beach if possible)
Syarat Yang Diumpamakan: IF it HAD BEEN fine atau IF it HADN’T RAINED
Akibat Yang Dibayangkan/Khayal: we WOULD HAVE GONE to the beach
Kejadian Sesungguhnya: Don met Jane at a party
Syarat Yang Diumpamakan: IF Don HADN’T GONE to the party
Akibat Yang Dibayangkan/Khayal: he WOULDN’T HAVE MET Jane
Hal-hal Untuk Diperhatikan:
Kita memakai HAD atau HAD NOT + PAST PARTICIPLE dalam bagian kalimat yang mengandung kata IF.
Kita memakai WOULD HAVE atau WOULD NOT HAVE + PAST PARTICIPLE dalam bagian lain kalimatnya.
Bandingkanlah bentuk kata kerja yang dipakai untuk menunjukkan keadaan sesungguhnya dan khayal.
Sesungguhnya/Nyata: It WASN’T fine
Khayal: IF it HAD BEEN fine
Sesungguhnya/Nyata: It RAINED
Khayal: IF it HADN’T RAINED
Sesungguhnya/Nyata: We DIDN’T GO to the beach
Khayal: we WOULD’VE GONE to the beach
Bandingkanlah ketiga jenis kalimat dengan IF:
Masa depan, Mungkin: If Iwan passES at the end of this year, he’LL return to Indonesia.
Masa depan, Hampir tidak mungkin: If Iwan failED he’D repeat the year next year.
Masa depan, Hampir tidak mungkin: If he DIDN’T PASS, he’D be very disappointed.
Masa lampau, Tidak sebenarnya: If Iwan HAD failED last year, he WOULD’VE BEEN very disappointed (= kecewa). (But he didn’t fail.)
Masa lampau, Tidak sebenarnya: If he HADN’T passED he WOULD’VE hAD to repeat. (But he did pass*.)
He did pass adalah bentuk yang diberi tekanan khusus dari He passed.
Kita memakai do, did, dsb seperti dalam contoh ini untuk menyangkal ucapan atau saran seseorang.
Dalam percakapan:
HAD NOT menjadi HADN’T [HÆDənt]
WOULD HAVE menjadi WOULD’VE [WUDəv]*
WOULD NOT HAVE menjadi WOULDN’T HAVE [WUDəntəv]
I/he/dsb. would have menjadi I would’ve [aiWUDəv] / he would’ve [hīWUDəv] / they would’ve [dheiWUDəv] atau I’d have [AIdəv], he’d have [HĪdəv], dsb.
Kita juga dapat bertanya tentang apa yang di masa lampau mungkin terjadi.
Lihatlah contoh-contoh berikut:
Kejadian Sesungguhnya: Iwan went to Australia to study Engineering at Uni. He met Chris there.
Pertanyaan: WHAT WOULD’VE HAPPENED IF Iwan HADN’T GONE to Australia? atau WHAT IF Iwan HADN’T GONE to Australia? atau WOULD Iwan HAVE MET Chris IF he HADN’T GONE to Australia?
Jawaban: He WOULDN’T HAVE MET Chris atau No, he wouldn’t have atau No, he wouldn’t
Hal-hal Untuk Diperhatikan:
Dalam pertanyaan, bagian dengan IF seringkali diletakkan di belakang.
Pertanyaan dibentuk dengan mengikuti ketentuan yang telah kita pelajari, yaitu dengan mengubah susunan katanya.
Berhati-hatilah dengan tempat pokok kalimatnya!
BE READY FOR THESE WORDS AND PHRASES DURING THE BROADCAST
fancy not remembering [FÆNsi NOT rəMEMBəring] = kok sudah tidak ingat lagi!
when did we first meet? [WEN dɪd wī FƏST MĪT] = kapan kita bertemu untuk pertama kali?
somewhere else [SAMweər_ELS] = tempat lain
that sounds like a song [DHÆT SAUNDZ laik_ə SONG] = kedengarannya seperti lagu
disappointed [disəPOINtəd] = kecewa
a rich* man [ə RIC MÆN] = orang kaya (pria)
New York [NYŪ YŌK]
California [kæləFŌniyə]
*Rich makin jarang dipakai untuk orang.
Ada kata-kata yang lebih umum, misalnya well-off dan wealthy, atau kita memakai kalimat seperti He’s got plenty of money.
bite — bit — bitten [BAIT — BIT — BITən] = menggigit
sleep — slept — slept [SLĪP — SLEPT — SLEPT]
sleep in [SLĪP_IN] = ketiduran/bangun siang
get away! [GET_əWEI] = enyah!
Owl [AU] = Aduh!
imagination [əmæjəNElsyən] = khayalan
a tiger [TAIgə] = harimau
have a ride [HÆV_ə RAID] = naik (mobil, sepeda motor)
What if the dog had killed me? [WOT_if dhe DOGəd KILD mī] = Bagaimana seandainya saya digigit sampai mati?
Sekarang, mari persiapkan diri untuk mengikuti siaran interaktif berikut:
🔒 Siaran Interaktif & Materi Lanjutan Terkunci
Untuk mendengarkan siaran interaktif dan mengakses kelanjutan materi:
Pelajaran 79 – Berbicara Kemungkinan yang Tidak Terjadi
Silakan masukkan PIN peserta kursus Anda di bawah ini.
Belum Menjadi Peserta Kursus / Belum Punya PIN?
Akses siaran interaktif ini khusus untuk peserta kursus aktif. Silakan daftarkan diri Anda terlebih dahulu untuk mendapatkan PIN akses ke modul pelajaran.
💬 Daftar Kursus & Minta PIN via WhatsAppIngin mengikuti kursus bahasa inggris secara online dari nol? Yuk, mulai belajar sekarang!
📊 Lihat Daftar Pelajaran