PART I: BEFORE THE BROADCAST
KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG THE PASSIVE
A. TEKANAN PADA APA YANG DILAKUKAN
Dalam Lessons 86 dan 88 diterangkan bagaimana kita membentuk the Passive dan beberapa pemakaiannya.
the Passive DIPAKAI kalau yang dipentingkan ialah apa yang dilakukan dan bukan siapa yang melakukannya;
the Passive DIBENTUK dengan memakai salah satu bentuk kata kerja BE + bentuk past participle dari kata kerja utamanya.
Contoh:
POKOK: The brakes | KATA KERJA: were checked this morning.
POKOK: The new chairs | KATA KERJA: have been delivered.
POKOK: A talk | KATA KERJA: will be given next Thursday.
B. TEKANAN PADA PELAKUNYA
Lihatlah kembali contoh terakhir di atas. Yang terutama dipentingkan ialah ceramahnya, tetapi si pembicara mungkin ingin menambahkan siapa yang memberikan ceramah itu. Lihatlah bagaimana kita menyatakan hal ini:
POKOK: A talk | KATA KERJA: will be given BY | PELAKU: the Director next Thursday.
Kalau kita ingin menyebutkan siapa pelakunya, atau menambahkan keterangan tentang pelaku tersebut, maka kita memakai BY + nama pelaku itu. BY selalu diletakkan di muka pelaku, dan tidak pernah dihilangkan. Berikut ini beberapa contoh lain:
POKOK: The east coast of Australia | KATA KERJA: was discovered BY | PELAKU: CAPTAIN COOK.
POKOK: The diary (= buku harian) | KATA KERJA: was written BY | PELAKU: MARGARET’S AUNT (= bibi Margaret).
POKOK: The fire in the cinema | KATA KERJA: was caused BY | PELAKU: A CIGARETTE.
Seringkali kita dapat menyebutkan pelakunya dengan cara ini tetapi hanya kalau memang betul-betul diperlukan untuk membuat kalimat itu lebih jelas, atau untuk memberikan keterangan tambahan. Misalnya, “The car was repaired by the mechanic (= montir)” tetapi kalimat seperti ini jarang sekali dipakai, karena mobil biasanya memang diperbaiki oleh montir. Kita sudah mengetahui hal ini, dan karena itu by the mechanic tidaklah menambah keterangan apa-apa. Berhati-hatilah supaya pola BY + PELAKU tidak dipakai secara berlebihan!
C. THE PASSIVE DALAM PENGUMUMAN dsb.
Dalam Lesson 86 diterangkan bahwa the passive seringkali dipakai dalam pengumuman, misalnya, A film will be shown at 8 p.m. tonight. Demikian juga the passive sering digunakan dalam siaran radio, televisi dan laporan dalam surat kabar. Lihatlah contoh berikut:
The main town on the island was flooded. Twenty people were injured and two were drowned.
The paddy fields were damaged. Food is being sent from Jakarta. It is thought that it will take several months for the damage to be repaired.
D. UNGKAPAN IT + THE PASSIVE
Lihatlah kembali kalimat terakhir, dan perhatikanlah ungkapan pada permulaan kalimat itu: “it is thought” — Pola seperti ini, yang tidak berkenaan dengan orang tertentu, seringkali dipakai dalam laporan. Siapa yang berpikir tidaklah penting; mungkin orang pada umumnya atau mungkin juga seorang pejabat yang namanya tidak penting untuk disebutkan.
Berikut ini sebuah contoh lagi:
It has been reported that the government is planning to employ more teachers. Last year, it was estimated (= diperkirakan) by the president of the teachers’ union that at least 5000 more teachers were needed. It is hoped most of the new teachers will be employed in country areas.
(Catatan: Dalam daftar perbendaharaan kata tambahan diberikan beberapa ungkapan it lainnya yang serupa.)
E. BENTUK PAST PARTICIPLE (dengan arti pasip) SEBAGAI KATA SIFAT
Lihatlah dua pernyataan berikut:
The park gates are locked at 5 p.m. every day. = … dikunci … (kebiasaan)
We can’t get in. The gate’s locked. = … terkunci … (keadaan saat ini)
Kadang-kadang kita memakai past participle kata kerja untuk menggambarkan suatu keadaan. Dalam pemakaian ini, maka past participle tersebut mirip dengan kata sifat. Berikut ini adalah sebuah contoh lagi tentang kedua pemakaian tersebut:
Tekanan pada Apa Yang Dilakukan: Don’t sit on that chair. It was broken yesterday and hasn’t been repaired yet.
Tekanan pada Keadaan: Don’t sit on that chair. It’s broken.
Past Participle seringkali dipakai sebagai kata sifat seperti berikut:
PASSIVE VERB: The windows have been broken. | ADJECTIVE: The windows are broken (now). | ADJECTIVE: … the broken windows.
PASSIVE VERB: The door has been closed. | ADJECTIVE: The door is closed (now). | ADJECTIVE: … the closed door.
PASSIVE VERB: The key had been lost by someone. | ADJECTIVE: The key was lost when I needed it. | ADJECTIVE: … a lost key.
PASSIVE VERB: The letter has been badly written. | ADJECTIVE: The letter is badly written. | ADJECTIVE: … a badly written letter.
BE READY FOR THESE WORDS AND PHRASES IN THE BROADCAST
an aunt [ĀNT] = bibi/tante
an attic [ÆTik] = loteng (ruang antara atap dan langit-langit)
a diary [DAIəri] = buku harian
a drawer [DRŌ(ə)] = laci
dust [DAST] = debu
golf [GOLF] = golf
a stage [STEIJ] = tahap
mechanic [məkÆNik]
dusty [DASti] = berdebu
alive [əLAIV] = hidup
Portuguese [pōcəGĪZ] = Portugis
wealthy [WELthi] = kaya/berada
rarely [REəli] = jarang
regularly [REGyul(əl)i] = secara teratur
be born [bī BŌN] = dilahirkan/lahir
before I was born [bəFŌR ai wəz BŌN] = sebelum saya lahir
be engaged to someone [bī ənGEIJD] = bertunangan dengan
crack [KRÆK] = retak
explore [ikSPLŌ(ə)] = menyelidiki
gamble [GÆMbəl] = berjudi
spray [SPREI] = menyemprot (misalnya dengan cat)
Love makes the world go round [LAV MEIKS dhə WŌLD GOU RAUND] = Cinta membuat dunia berputar
make a check [MEIK ə CEK] = mengecek/memeriksa
it is said (that) [it iz/ez SED] = katanya/kata orang
It will take several months for the damage to be repaired = Untuk memperbaiki kerusakan itu akan diperlukan waktu beberapa bulan
deceive [dəsĪV] = menipu
divide [dəVAID] = membagi
Her heart [HĀT] must have been broken = Tentunya dia sudah patah hatinya
A ship was wrecked [REKT] on the North Coast of Australia = Sebuah kapal rusak di pantai utara Australia
Was Albert on the wrecked ship? = Apakah Albert di dalam kapal yang rusak itu?
stain [STEIN] = menodai (misalnya dengan air mata)
Beberapa ungkapan it yang berguna:
it is claimed [it iz/it_ez KLEIMD] = dinyatakan
it is thought [THŌT] = dikira/diduga
it is believed [bəlĪVD] = diduga
it is understood [andəSTUD] = diduga/dimengerti
it is estimated [ĒSTəmeitəd] = diperkirakan
it is calculated [KÆLkyəleitəd] = diperhitungankan
it is hoped [HOUPT] = diharapkan/mudah-mudahan
it is expected [ikSPEKtəd] = diharapkan
it is feared [FĪəd] = dikhawatirkan
it is felt [FELT] = dirasakan
it is intended [inTENdəd] = dimaksudkan
Sekarang, mari persiapkan diri untuk mengikuti siaran interaktif berikut:
🔒 Siaran Interaktif & Materi Lanjutan Terkunci
Untuk mendengarkan siaran interaktif dan mengakses kelanjutan materi:
Pelajaran 92 – Kalimat Pasif
Silakan masukkan PIN peserta kursus Anda di bawah ini.
Belum Menjadi Peserta Kursus / Belum Punya PIN?
Akses siaran interaktif ini khusus untuk peserta kursus aktif. Silakan daftarkan diri Anda terlebih dahulu untuk mendapatkan PIN akses ke modul pelajaran.
💬 Daftar Kursus & Minta PIN via WhatsAppIngin mengikuti kursus bahasa inggris secara online dari nol? Yuk, mulai belajar sekarang!
📊 Lihat Daftar Pelajaran