MIN 4 Jakarta Selatan sukses menggelar kegiatan literasi Bahasa Inggris melalui metode storytelling (bercerita) pada Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan madrasah ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa dari kelas I hingga kelas VI.
Langkah ini menjadi salah satu upaya nyata pihak madrasah untuk menumbuhkan minat belajar Bahasa Inggris sejak dini melalui pendekatan yang interaktif, menyenangkan, dan dekat dengan dunia anak.
Dikutip dari laman resmi dki.kemenag.go.id, dalam kegiatan tersebut, siswa kelas VA Cambridge tampil secara bergantian membawakan berbagai cerita sederhana berbahasa Inggris di hadapan teman-temannya.
Penampilan mereka yang menarik berhasil menciptakan suasana belajar yang hidup dan komunikatif.
Bahkan, banyak siswa dari kelas lain yang turut terlibat aktif dengan menyimak cerita, menjawab pertanyaan, hingga menirukan ungkapan-ungkapan yang disampaikan oleh para penampil.
Program ini sengaja dirancang untuk mengenalkan sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa sekolah dasar melalui metode yang relevan dengan konteks budaya mereka.
Melalui storytelling, pembelajaran Bahasa Inggris tidak lagi monoton atau sekadar berfokus pada penguasaan kosakata dan tata bahasa secara pasif.
Metode ini terbukti efektif mendorong siswa untuk lebih berani berkomunikasi, berekspresi, dan membangun rasa percaya diri di depan umum.
Kepala MIN 4 Jakarta Selatan, Hery Purnawan, menyampaikan bahwa pemilihan metode bercerita ini didasarkan pada efektivitasnya dalam menarik minat belajar peserta didik.
“Storytelling ini dipilih karena metode ini efektif dalam meningkatkan minat belajar bahasa Inggris pada anak-anak. Melalui cerita yang menarik dan dekat dengan kehidupan mereka, siswa dapat belajar dengan lebih santai, aktif, dan menyenangkan,” ujar Hery, sebagaimana dilansir dari situs dki.kemenag.go.id.
Senada dengan hal tersebut, Ulfah selaku guru pendamping menjelaskan bahwa aktivitas bercerita memberikan pengalaman belajar yang jauh lebih bermakna bagi anak-anak.
“Melalui cerita, siswa tidak hanya belajar kosakata dan tata bahasa secara pasif, tetapi juga terlibat secara emosional dan imajinatif. Hal ini membantu mereka untuk lebih mudah mengingat dan memahami materi yang disampaikan,” jelas Ulfah.
Melalui konsistensi kegiatan literasi Bahasa Inggris ini, MIN 4 Jakarta Selatan berharap dapat terus memupuk rasa percaya diri siswa dalam berbahasa asing.
Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu membangun budaya literasi yang kreatif, menyenangkan, dan berkelanjutan di seluruh lingkungan madrasah.
Ingin mengikuti kursus bahasa inggris secara online dari nol? Yuk, mulai belajar sekarang!
📊 Lihat Daftar Pelajaran
Tinggalkan Balasan